Mahasiswa KKN Edukasi Siswa SD 139 soal Gadget dan Menabung

DESA RAMIN, KUMPEH ULU — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Posko 18 Gelombang 2 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi mengedukasi siswa kelas V dan VI SD 139 Bangun Jaya, Desa Ramin, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, mengenai penggunaan gadget, media sosial, dan pentingnya menabung sejak dini.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN selama melaksanakan pengabdian di Desa Ramin. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai manfaat sekaligus risiko penggunaan teknologi digital di usia sekolah dasar.
Dalam kegiatan itu, mahasiswa menjelaskan gadget dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar, komunikasi, pengembangan kreativitas, hingga hiburan edukatif. Namun, penggunaan secara berlebihan juga dapat menimbulkan sejumlah persoalan, seperti kecanduan, berkurangnya aktivitas fisik, gangguan waktu tidur, serta menurunnya interaksi langsung dengan keluarga dan teman.
Mahasiswa KKN kemudian mengajak siswa menerapkan kebiasaan menggunakan gadget secara bijak. Siswa diminta mengutamakan kegiatan belajar, membatasi waktu penggunaan, mengistirahatkan mata secara berkala, serta meminta izin orang tua sebelum menggunakan gadget atau mengunduh aplikasi.
Materi juga mencakup penggunaan media sosial. Mahasiswa mengingatkan siswa agar tidak sembarangan membagikan data pribadi, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta segera melapor kepada orang tua atau guru jika mengalami perundungan atau menerima perlakuan yang tidak menyenangkan di ruang digital.
Selain literasi digital, mahasiswa menyisipkan edukasi mengenai pentingnya menabung sejak usia dini. Siswa diajak memahami bahwa menabung dapat melatih kedisiplinan, kesabaran, dan kemampuan mengatur uang untuk mencapai tujuan tertentu.
Para siswa tampak antusias mengikuti sosialisasi. Mereka aktif menyimak materi dan mengajukan pertanyaan berdasarkan pengalaman menggunakan gadget dan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa KKN Posko 18 berharap edukasi tersebut dapat membantu siswa lebih bijak memanfaatkan teknologi sekaligus membangun kebiasaan menabung sejak sekolah dasar. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya mahasiswa mendorong pembentukan kebiasaan positif dan literasi digital di lingkungan masyarakat Desa Ramin.