KKN UIN Jambi Edukasi Bahaya Pergaulan Bebas

BATANGHARI — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar sosialisasi pencegahan pergaulan bebas bagi siswa kelas IX SMP Negeri 33 Desa Ture, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti lebih dari 30 siswa. Sosialisasi membahas sejumlah risiko yang dihadapi remaja, antara lain penyalahgunaan narkoba, kebiasaan merokok sejak dini, dan tawuran antarremaja.
Mahasiswa KKN menekankan pentingnya kemampuan siswa dalam mengambil keputusan dan menolak ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Edukasi diberikan dengan pendekatan yang komunikatif agar siswa lebih terbuka dalam membahas persoalan yang mereka hadapi di lingkungan pergaulan.
Dalam materi tentang narkoba, mahasiswa menjelaskan dampak penyalahgunaan zat terlarang terhadap kesehatan dan masa depan remaja. Siswa juga diberikan gambaran mengenai risiko ketergantungan serta konsekuensi sosial dan pendidikan yang dapat muncul akibat penyalahgunaan narkoba.
Materi berikutnya membahas bahaya merokok pada usia remaja. Mahasiswa menjelaskan bahwa nikotin dapat memengaruhi perkembangan otak remaja serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Karena itu, siswa didorong untuk menghindari kebiasaan merokok sejak dini.
Mahasiswa juga mengingatkan siswa mengenai risiko tawuran. Konflik antarremaja yang berawal dari persoalan kecil dapat berkembang menjadi kekerasan dan menimbulkan korban serta konsekuensi hukum bagi pelakunya.
Antusiasme siswa terlihat dalam sesi diskusi. Salah seorang siswa bertanya mengenai cara membantu temannya yang sudah mulai merokok. Mahasiswa menyarankan agar siswa memberikan dukungan secara persuasif, tidak menghakimi, serta mendorong temannya mencari bantuan dari orang dewasa yang dipercaya.
Mahasiswa KKN juga mengingatkan siswa bahwa keberanian menolak ajakan negatif merupakan bagian dari sikap bertanggung jawab. Siswa didorong untuk tidak ragu menyampaikan persoalan kepada orang tua maupun guru ketika menghadapi tekanan atau masalah dalam pergaulan.
Kepala SMP Negeri 33 Desa Ture menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi preventif diperlukan untuk memperkuat karakter siswa sekaligus membantu mereka menghadapi berbagai pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.
Kegiatan ditutup dengan pemberian apresiasi kepada siswa yang aktif berpartisipasi dan foto bersama. Mahasiswa KKN berharap edukasi tersebut dapat mendorong siswa menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta membangun lingkungan sekolah yang lebih sehat dan aman.