Mahasiswa KKN Sosialisasi Kampung Zakat

BATANGHARI, 16 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Gelombang 2 Tahun 2026 menyosialisasikan Kampung Zakat kepada masyarakat Desa Teluk Ketapang, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, Jambi, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan berlangsung pukul 19.00-21.00 WIB dan dirangkaikan dengan pengajian rutin desa. Kegiatan tersebut diikuti bapak-bapak, ibu-ibu, dan masyarakat Desa Teluk Ketapang.
Materi sosialisasi disampaikan Da’i Hamdan Syakirin. Ia menjelaskan pentingnya zakat dalam kehidupan umat Islam, termasuk perannya dalam membantu sesama dan meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.
Selain memberikan pemahaman mengenai zakat, sosialisasi bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan berlangsung dalam suasana pengajian. Dengan cara tersebut, masyarakat dapat mengikuti pembahasan secara langsung sekaligus mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.
Koordinator kegiatan menjadikan pengajian rutin desa sebagai ruang sosialisasi karena kegiatan tersebut mempertemukan mahasiswa KKN dengan masyarakat secara langsung. Pertemuan itu juga dimanfaatkan untuk membangun komunikasi dan mempererat silaturahmi antara mahasiswa dan warga.
Masyarakat mengikuti kegiatan dengan antusias. Kehadiran warga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program kerja Sosialisasi Kampung Zakat yang dirancang mahasiswa KKN.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap pemahaman masyarakat mengenai zakat semakin meningkat. Kesadaran untuk saling membantu dan memperkuat kepedulian sosial juga diharapkan tumbuh sebagai bagian dari kehidupan bersama di Desa Teluk Ketapang.
Sosialisasi Kampung Zakat menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN UIN STS Jambi melalui edukasi keagamaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mahasiswa untuk berinteraksi dan membangun kedekatan dengan masyarakat selama menjalankan pengabdian di Desa Teluk Ketapang.
