Mahasiswa UIN Jambi Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

TEBING TINGGI — Tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata menggelar sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SD Negeri 35 Desa Tebing Tinggi. Kegiatan tersebut diarahkan untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih dan kesadaran menjaga kesehatan sejak usia sekolah dasar.
Kegiatan berlangsung di aula serbaguna sekolah dan diikuti siswa, dewan guru, serta tim mahasiswa KKN. Sosialisasi dilakukan melalui pemaparan materi, peragaan, permainan, dan sesi tanya jawab agar pesan kesehatan lebih mudah dipahami siswa.
Materi yang diberikan mencakup praktik cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan enam langkah, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, memilah dan membuang sampah pada tempatnya, serta memilih jajanan yang sehat dan bergizi.
Mahasiswa KKN juga mengingatkan siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, antara lain dengan memotong kuku secara rutin dan menyikat gigi dengan cara yang benar.
Siswa tidak hanya mendengarkan materi. Mereka juga diajak mempraktikkan gerakan cuci tangan dan menjawab kuis yang berkaitan dengan PHBS.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Siswa terlihat antusias mengikuti peragaan dan mengangkat tangan ketika diberi kesempatan menjawab pertanyaan.
Sosialisasi PHBS dinilai menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Menurut DPL, pembiasaan hidup bersih dan sehat sejak sekolah dasar penting karena kebiasaan tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter anak. Kebiasaan yang dibangun sejak dini diharapkan dapat mendukung kesehatan, proses belajar, dan kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Kepala SD Negeri 35 Desa Tebing Tinggi juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurut pihak sekolah, edukasi mengenai kebersihan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar siswa tidak hanya memahami PHBS, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.
Mahasiswa KKN tidak hanya menyampaikan pengetahuan tentang kesehatan, tetapi juga mendorong terbentuknya kebiasaan yang dapat dipraktikkan siswa secara konsisten.
Bagikan: